Monday, March 13, 2017

Review: Laser Eufoton untuk Wajah Berjerawat di JT Aesthetic Clinic

Assalamualaikum....


Beberapa waktu lalu, aku pergi ke JT Aesthetic Clinic buat treatment. Soalnya waktu itu mukaku lagi paraaaahhh banget. Mukaku emang aslinya jerawatan. Muncul jerawat satu dua tiga itu udah biasa. Tapi yang kemarin itu luar biasa. Jerawatnya gede-gede dan banyak, bikin mukaku jadi merah-merah ketutupan jerawat. Makanya, aku langsung kepikiran treatment, buat membasmi jerawat super duper nyebelin ini. Yang bikin tambah nyebelin item-item bekas jerawatnya like forever to fade :(

JT Aesthetic Clinic ada di Otista, Jakarta Timur. Sementara tempat tinggalku di Kemang. Lumayan jauh sih, mungkin karena nggak biasa ke sana jadi kesannya jauh banget. Tapi it doesn't matter, yang penting jerawat di mukaku harus ilang! *semangat 45*

Oh iya, JT Clinic ada dua di Jl. Otista 3. Buat yang treatment wajah, kliniknya yang rumah no.36, dekat Indomaret - Alfamart. Dari luar kelihatan kayak rumah biasa, dan nggak ada plang jadi agak susah ditemukan kalau itu adalah klinik. Setelah salah dateng ke JT Clinic satunya, dan nanya-nanya ke orang sekitar, akhirnya aku sampai juga di JT Aesthetic Clinic. Sampai salah klinik hahaha, maapkan soalnya belum pernah ke daerah situ dan belum pernah ke JT Aesthetic juga.

Kenapa aku pilih treatment di JT Aesthetic Clinic? Soalnya, yang punya klinik ini adalah dokter. Jadi nggak usah ragu sama rangkaian treatment yang ditawarkan, udah pasti terpercaya. Secara yang punya dokter kan... Trus aku merasa lebih aman dan nyaman aja treatment di sana, soalnya mulai dari receptionist, dokter, sampai therapist-nya pakai hijab semua. Aku kan pakai hijab, jadi berasa kayak satu dunia gitu. Hahaha.

Ruang treatment-nya juga besar lho. Nggak kayak klinik kecantikan lainnya yang cuma ada 2-3 kamar, kalau di JT Aesthetic, kamar treatment-nya banyak. Bukan dalam bentuk bilik sih, tapi lebih ke dibatesin sama gorden. Dan yang bikin kayak berasa di rumah tuh kain-kain tubuhnya shabby chic banget, floral gitu. Me likeyyyyy!

Daripada makin ngelantur, langsung aja ya aku share pengalamanku treatment di JT Aesthetic Clinic.

What kind of treatment?
LASER EUFOTON

Sebelum melakukan treatment, aku konsultasi dulu sama dokter. Konsultasi ini perlu, soalnya buat menyesuaikan treatment dengan kebutuhan kulit. Karena waktu itu jerawatku lagi "panen", akhirnya dokter nyaranin aku buat treatment Laser Eufoton.


Benefits:
Laser Eufoton bisa ngilangin bekas jerawat, soalnya bekas jerawatku lumayan banyak. Laser ini juga bisa matiin jerawat aktif. Jadi jerawat-jerawatku yang waktu itu lagi mateng bisa langsung kempes. Yang nggak kalah penting, laser ini mengikis kulit mati juga, jadi bakal mengurangi munculnya jerawat in the future. Dan nggak perlu disebut pun, laser bikin muka kelihatan lebih cerah.

Setelah dicek tekanan darah dan angkanya ideal, aku langsung dianter ke ruangan treatment di lantai 2. Step-by-step treatment Laser Eufoton sebagai berikut:

1. Muka dibersihin dulu dari makeup dan kotoran. Karena saat treatment, muka harus bersih.

2. Pakai penutup mata. Bukan kacamata hitam, lebih kayak kacamata renang, tapi tertutup. Tujuannya biar melindungi mata dari sinar laser. Sinar laser kena mata bahaya ya shayy. Tapi buat kulit bagus shayy.

3. Dokter mulai menembakkan sinar laser ke area bermasalah, bagian jerawat dan bekas jerawat. Oh iya, treatment ini nggak pakai gel pendingin. Walau gitu, rasa panas sinar lasernya cuma hangat kok. Nggak panas membakar. Tapiiii, pas lasernya menyinari jerawat, beuhhh, perih cekit-cekit. Tapi masih bearable, nggak sakit banget. Pokoknya, yang penting, tuh jerawat MUSNAH!

4. Ini kelanjutan dari proses laser. Dokter pakai alat ini, yang sayangnya aku lupa nanya ini proses apa.

5. Aku dipakaikan masker. Enak lho maskernya, dingiiiinnn. Kulit jadi berasa rileks.

6. Setelah masker dibersihkan, aku dipakaikan sunblock dan voilaaaa! Hasilnya? Scroll terus ke bawah buat tahu hasilnya.

Result:
1. Setelah laser, kelihatan banget mukaku langsung cerah. Pokoknya beda deh sama sebelum treatment.

2. Jerawatnya memang jadi pecah, tapi belum sepenuhnya sembuh hilang seketika.

3. Bekas jerawatnya, hmm... nggak tau ini sugesti aja atau betulan, tapi emang agak pudar sih hitam-hitam bekas jerawatnya. Tapi pudarnya dikit, jadi masih kelihatan merah-merah mukaku. Emang nggak ada yang instan di dunia ini, kecuali mie instan dan makanan cepat saji lainnya. Laser ini nggak langsung ngilangin bekas jerawat. Jadi perlu ada treatment lanjutan buat bisa bener-bener ilangin bekas jerawat.

4. Setelah 2-3 hari yang seharusnya hasilnya bisa lebih terlihat, aku sih ngerasa nggak ada efek apa-apa. Kulitku nggak ngelupas, karena efek pengikisan kulit mati. Opacity bekas jerawatku juga masih sama kayak pas habis treatment.

Hasil laser eufoton
Kesimpulan: satu yang kelihatan banget hasilnya adalah muka jadi cerah. Untuk jerawat dan bekas-bekasnya nggak gitu ngefek. Mungkin aku harus rutin laser tiap bulan biar muka bener-bener bersih. Lagian, kulitku tuh jenis kulit yang agak lama healing-nya. Kalau ada bekas jerawat, ilangnya kayak harus sampe bertahun-tahun dulu. Hahaha lebay. Tapi emang gitu kulitku.

Well, itu pengalamanku treatment laser eufoton di JT Aesthetic Clinic. Buat yang tertarik treatment di sana, boleh banget. Macem-macem treatment-nya bisa dilihat di jt-aesthetic.com. Harganya relevan. Nggak mahal-mahal banget. Cucok. Semoga pengalamanku treatment laser wajah di JT Aesthetic Clinic ini membantu ya. Ciaobella~

Monday, March 6, 2017

THE GREATEST BLESSING

Assalamualaikum


Yang namanya putus sama pacar pasti sedih, apalagi kalau misal kita masih cinta. Nah, gw juga ngerasain banget tuh dulu sedih dan depresinya pas dia ninggalin gw. Berasanya kayak langit runtuh dan nggak bisa hidup lagi. Serasa kayak dunia gw diambil dan nggak nyisa apa-apa buat gw. TAPI ITU DULU.

SEKARANG? Justru gw sangat sangat sangat bersyukur bisa putus dari dia. Yang dulunya putus itu menyedihkan, malah sekarang jadi THE GREATEST BLESSING IN LIFE thus far. Dan satu yang gw sesalin adalah: kenapa gw nggak move dari dulu? Kenapa gw harus menangisi orang 3 tahun lamanya? Kenapa gw terus-terusan ngarep sama orang yang ternyata "xampah"?

Oke, nggak usah menyesali lagi yang udah-udah. Sekarang, gw merasa sangat bahagia dengan hidup gw. It's okay bahwa gw belum menemukan tambatan hati, tapi "bermain" dengan cowok-cowok somehow mengisi kekosongan itu. Dan untuk pertama kalinya setelah putus, gw bisa jatuh cinta sama cowok. Karena dulu gw selalu melihat semua orang sebagai cewek. Bisa ngerasain lagi asem manisnya jatuh cinta dan deket cowok tuh ya ampun, kayak mayat yang hidup lagi. Hahaha.

Jujur, gw pengen banget hapus sejarah gw dulu sama dia. Gw nggak mau inget-inget. Udah enek dan jijik banget. Gw pengen anggep nggak pernah ada dia di hidup gw. Dan gw nggak mau berhubungan apapun lagi soal dia. Mau dia ini kek, itu kek, I don't care and even don't wanna know!!! Kalau flashback ke belakang, rasanya kayak buang-buang waktu banget mencintai orang yang................................ (di sini gw pengen sebutin satu-satu jeleknya dia tapi nggak etis, ya udah gw simpen aja).

Oke, udah nggak ada dia di ingatan gw. Yang penting gw bahagia dan bersyukur nggak sampe nikah sama dia. Karena masih banyak cowok yang jauuuuuuuuuuuhhhhhhhhhhhhhhh lebih baik dari dia. Yang ternyata ada cowok yang jauuuuuuuuuhhhhhhhhhhh lebih cocok sama gw diliat dari sifat, kesukaan, dan cara pandang.

That's it. Gw mau berbagi ini aja. I'm happy with my life :))))
 

Pretty Petite Template by Ipietoon Cute Blog Design