Friday, December 25, 2015

Review: Beautybox Urban Lips in Manhattan


Assalamualaikum...

I'm not a fan of red lipstick but if I want red hue on my lips, I just go for red lip tint. But this time, I'm gonna show you a review of red lipstick which is a must have for every girl. Red is the classiest and timeless color you'll never go wrong with. Just a swipe of red lipstick then you'll be ready to rock. Beauty Box Urban Lips in Manhattan is the one I've been using and currently my favorite red lip color. So, here's the review!



CLAIM

The new lipstick darlings in 11 most coveted shades. These beauty boosters deliver lush and sensuous shades through buildable high pay-off coverage, advanced matte finish and indulgent care, all-in-one.
Great pay-off, smooth texture, satin-to-matte evolution, long hold, and blockbuster shades.

PACKAGING



Super sleek with simple dove black packaging. It comes with a box (even double boxes!). Box terluar warnanya metalik dan ada gambar perkotaan London dan New York. Di sini aku dapat box bergambar New York (ada patung Liberty-nya). Di dalemnya, ada box lagi. Mungkin biar kondisi lipstiknya lebih aman dan nggak gampang pecah atau retak.

Basically, red shades which dominate Urban Lips are inspired by London and New York City modern gals and brought to inspire Indonesian young women to be independent, courageous, and fearless.

TEXTURE

It's claimed to be smooth texture. Menurutku, teksturnya sedikit powdery dan nggak creamy. Kelihatan kering pas diaplikasikan karena teksturnya kayak pecah gitu. Walau begitu, jangan terkecoh sama tekstur ya. Kita lihat gimana review keseluruhannya.

REVIEW

  1. Shade of Manhattan is classic red which is not dark and not too bright.
  2. It gives matte finish tapi yang terpenting adalah lipstik ini nggak bikin bibir aku kering walau aku nggak pakai lip balm. Tips: tiap malam sebelum tidur aku selalu pakai lip balm biar besoknya bibir aku nggak kering seharian walau aku nggak pakai lip balm sekalipun.
  3. Transferable. Minum, makan, shalat, warna lipstiknya bakal gampang nempel di setiap benda yang kesentuh sama bibir. Tapi kayaknya hal kayak gini normal ya buat setiap lipstik.
  4. The color won't fade easily after hours of eating, drinking, and washing face. Walau gampang nempel kemana-mana, tapi tetap ada sisa warna di bibir yang lumayan vibrant. It means, Urban Lips really hold the color. Long hold = yes!
Swatch Beauty Box Urban Lips in Manhattan

    Dibanding pakai liquid lipstik buat dapetin matte lips, aku mending pilih Beauty Box Urban Lips ini. Di bibir nggak kering dan nggak ada sensasi bibir ketarik-tarik. Overall, aku suka dan nggak ada sesuatu yang perlu aku keluhin dari lipstik ini.

    Oh iya buat yang belum tahu, FYI, Beauty Box adalah beauty store yang nyediain produk-produk kecantikan yang bisa dibilang "hard-to-get" dari seluruh dunia. Selain kosmetik, ada juga produk skincare, body care, hair care, parfum, dan aksesoris. Beauty Box ada di mall-mall di Jakarta kok. Urban Lips ini harganya 180 ribu.

    Have a nice day! Ciaobella~~

    Wednesday, December 9, 2015

    Laser Hair Removal at De Hair

    Assalamualaikum...

    It's been more than a year after my last hair removal treatment and finally I got the second one! Let me say unwanted hair is such a minor troublesome since I'm wearing hijab and not showing skin. But, underarm area still becomes my main focus in the case of hair removal. You know, hair on this area is growing faster than others and it's somewhat annoying. Luckily, I got a chance having hair removal treatment at De Hair given by Kawaii Beauty Japan. Alhamdulillah... So, it's time to banish all the unwanted hair on my underarm!


    Okay. Outlet De Hair yang aku datangi ada di mall Gandaria City which is the nearest mall from my place in Kemang. Lokasinya ada di lantai 2 dan dekat dengan area parkir. Jadi, kalau kamu datangnya dari arah tempat parkir, it's so easy to find. Pertama lihat outlet De Hair, yang tampak adalah semuanya warna ungu. Mulai dari sofa sampai bed di kamar terapinya pun warna ungu. Catchy yes?


    Setelah masuk dan disambut sama mbak resepsionis, aku disuruh mengisi form tentang data diri dan sejarah penyakit yang pernah diderita. Setelah selesai isi formulir, langsung deh ke kamar terapinya. Oh iya, untuk melakukan treatment sebaiknya udah reservasi by phone dulu ya. Aku pernah datang langsung dan nggak reservasi, malah nggak bisa karena udah full jadwal treatment-nya.


    Tentang proses treatment, pertama ketiak dibersihkan dulu lalu bulunya dicukur manually dengan alat cukur. Setelah itu, ketiak diolesi gel dingin dan dilanjutkan dengan proses menyinari ketiak dengan alat laser. Selama proses treatment, kita diharuskan pakai kacamata hitam buat melindungi mata dari sinar. Nggak cuma aku yang pakai, mbak terapisnya pun pakai. Btw, mbak terapisnya ramah banget menjelaskan tentang teknologi yang dipakai buat hair removal ini.

    Jadi, teknologi hair removal yang dipakai De Hair adalah sinar laser yang lebih canggih dari sinar laser pada umumnya. Sinar yang digunakan juga bukan IPL yang biasa kita temui di tempat-tempat hair removal lainnya. Karena lebih canggih, sinarnya bisa lebih fokus membasmi rambut sampai ke akarnya. Nah, sebelumnya aku pernah treatment pakai sinar IPL, so bagaimana perbedaan kinerja IPL dan laser yang dipakai De Hair?

    1. Standing ovation for De Hair! Kalau treatment IPL kasih sensasi cekit-cekit kayak digigit semut, di De Hair sama sekali nggak ada stinging sensation. It went really smooth on my underarm skin! Kalau diibaratkan, ketiak kayak disetrika, semakin lama rasanya semakin panas tapi panasnya masih bearable. Justru panasnya kadang nggak berasa karena mbak terapisnya ngajakin ngobrol, jadinya lupa sama panas di ketiak. Tingkat panas yang kita rasain pun tergantung dari tebal dan gelapnya bulu ketiak. Semakin tipis, maka rasa panasnya semakin berkurang atau bahkan nggak panas sama sekali. Overall, sama sekali nggak sakit, nggak panas, dan nggak menyiksa. Super duper convenient!

    2. Saat treatment IPL, mesin hair removal-nya bunyi kenceng banget kayak vacuum cleaner. Sementara di De Hair, suara mesinnya nyaris nggak kedengeran. Pokoknya nggak berisik.

    3. Prosesnya juga cepet. Kurang dari setengah jam, kedua ketiak udah selesai di-treatment. Kurang lebih sama waktunya dengan treatment IPL.


    CAUTION!
    1. Setelah treatment, disarankan nggak pakai deodorant atau mandi dengan air panas selama 1 hari untuk menghindari iritasi.
    2. Nanti ketika bulu ketiak tumbuh lagi, bulunya jadi tipis dan rontok sendiri karena akarnya udah dibunuh sama sinar laser. Jangan kaget ya nanti kalau lihat bulu ketiak kamu rontok! 


    Wah, aku happy banget bisa ngerasain treatment hilangin bulu ketiak di De Hair. Dengan teknologi yang lebih canggih, proses yang nggak sakit, dan hasil yang memuaskan, wajar aja kalau harganya lebih tinggi dibanding treatment serupa di tempat lain. Tentunya harga sesuai dengan proses treatment yang udah teruji aman. Jadi, kalau kamu bermasalah sama rambut-rambut yang nggak diinginkan di beberapa area tubuh, dateng aja ke De Hair ya! ;)

    Saturday, December 5, 2015

    Review: Etude House Play 101 Pencil No.6 & 48

    Assalamualaikum...

    Talking about eye makeup, the two compulsory in my opinion are eyeliner to define eye shape and highlighter to make it looks bigger and brighter. Since I don't put too much makeup on daily basis (and special occasion, tbh), I was thinking of buying the essentials to make a great eye makeup. That's why, I decided to buy Etude House Play 101 Pencil No. 6 and 48. 


    A bit flashback, Pony's makeup tutorial using Play 101 Pencil got a lot of my attention. It's amazing and awesome how all-in-one-pencil products can create the whole makeup and the result on Pony really captivated me. Watched Pony's videos over and over again, then I chose Play 101 Pencil in number 6 as highlighter and 48 as eyeliner.

    Let me say I'm quite late of buying this products that was launched past few months. But who cares? I'm impressed with these two colors on my eyes. Why? So, here the review!

    PACKAGING

    It comes with a box! Surely worth every penny (yeah, for a pencil you need to pay for about IDR 75,000 - 90,000 online). You can tell what color of the pencil by just seeing the box color. The pencil itself is covered with ashy black color with certain color based on number at the end.


    Yo don't need to sharpen it with sharpener as it's retractable and you can twist it to make it comes out and in. To make precious eye line, you don't need to feel worry of blunt edge. Just pull out the end of pencil and you'll find sharpener to make the pencil a lot pointier so you can create sleek cat eyes. Super like it for the packaging dan design!

    COLOR & TEXTURE

    Play 101 Pencil number 6 is shimmering champagne, while number 48 is shimmering dark brown. The texture of both is creamy and powdery in between, but no. 48 has a lil bit creamy texture.


    REVIEW

    1. I use No.6 as highlighter on my inner corner of eyes. The shimmering effect really reflect the light and make my eyes brighter and bigger. It can be used too to highlight the certain areas on your face like C area, nose bridge, and a space between your brows. But for me, the texture is not that creamy so it's pretty hard to blend the formula if you use it as face highlighter. However, if you go for it, just do what Pony did on her video. Apply the pencil on your finger, then pat it on the the desired areas.

    2. I'm in love with No.48! The texture is creamy and so much easy to be applied. It glides on my eyes pretty smooth so I can create perfect cat eyes even though the blunt edge of pencil. It gives a feeling of glamour since it has shimmering effect. Banjjak banjjak, everyone! The result on eyes is so natural like you almost don't wear any eyeliner yet it really define eye shape prettily.

    Swatches Etude House Play 101 Pencil no. 6 and 48

    3. Staying power: AWESOME! Rub it with regular soap, fail. Rub it with makeup remover, you need to do it with a bit strength. Rub it with oil cleansing or me with olive oil, yeah it gradually dissolves. No need to worry it will turn you out a raccoon since it's waterproof and smudge-proof for a long long time.

    4. For contact lenses wearer, please be aware of using the pencil on your waterline. I did once and unfortunately, my eyes became teary. I don't know why. Maybe because it didn't adhere well or the shimmering pearl hurt or made my eyes dirty.

    These two colors is more than enough to create pretty Korean-like eye makeup for daily basis and special occasion. Have you already had Play 101 Pencil? Which number do you have?

    Sunday, November 29, 2015

    Review: The Body Shop Bouncy Sleeping Mask

    Assalamualaikum...

    Kalau urusan pakai masker wajah, bisa dibilang I'm quite lazy. Bahkan bisa sampe berminggu-minggu aku nggak pakai masker saking malesnya bikin adonan masker bubuk yang dicampur sama air mawar. Emang nggak begitu merepotkan sih, tapi MALAS. Apalagi kalau habis pulang kerja, duhh rasanya pengen langsung 'nggelepar' di kasur.

    Padahal, masker kan penting banget buat merawat kulit wajah. Apalagi ini bisa jadi investasi jangka panjang untuk keremajaan kulit. Aku aja heran kenapa aku bisa mengabaikan rutinitas perawatan satu ini. Tapiiii, sekarang ada solusi buat orang yang males pakai masker kayak aku. Sleeping mask! Yayy!

    Aku cobain sleeping mask dari The Body Shop, Drops of Youth Bouncy Sleeping Mask. Kayak namanya, masker ini bisa dipakai selama kita tidur. Jadi, nggak perlu lagi bikin adonan masker atau nunggu 10-20 menit saat pake masker. Udah jelas, sleeping mask jadi andalan merawat kulit wajah buat aku yang males banget maskeran karena bisa langsung diaplikasiin ke wajah seperti kita mengoleskan lotion. Nah, selama sebulan aku pake Bouncy Sleeping Mask, ini dia review-ku.

    The Body Shop Bouncy Sleeping Mask

    PACKAGING

    Untuk urusan packaging, kayaknya semua bakal puas sama Bouncy Sleeping Mask ini. Berbentuk jar terbuat dari kaca berukuran cukup besar, sleeping mask ini lumayan berat lho. Isinya 90 ml dan itu banyak banget!

    IMPORTANT: it comes with box and SPATULA! Ya, ada spatula di dalamnya. Jadi nggak perlu mencelupkan jari kita ke dalam jar dan cukup ambil maskernya dengan spatula untuk menjaga kehigienisan masker di dalam jar.


    Aplikasi sleeping mask bisa dilakukan sekaligus dengan simple face massage seperti ini

    TEXTURE AND SCENT

    Super rich! Teksturnya berupa cream-gel yang lumayan pekat dan kelihatan lengket (just like glue!). Nggak heran kalau dikasih nama Bouncy Sleeping Mask karena teskturnya emang bener-bener bouncy. Maskernya berwarna off-white dan aromanya wangi. Menurutku, wanginya nggak begitu strong dan cukup calming untuk sebuah sleeping mask. Aroma-aroma yang kalem penting buat mengantarkan kita bobok cantik, right?

    VERDICT

    Masker yang terasa segar di kulit ini bisa membuat kulit lembap dan sehat dimana kulit menjadi lebih kenyal, halus, segar, dan recharged. Kandungan Edelweis stem cells di dalam Bouncy Sleeping Mask bisa membantu menjaga keremajaan kulit sehingga bisa menunda munculnya tanda-tanda penuaan. It's perfect for 25-30 yo girls like me! 


    REVIEW

    1. Tadinya aku mikir tekstur masker yang kelihatan kental banget mungkin bikin kulit jadi berat. But I was totally wrong! Meski teksturnya rich dan lengket, tapi saat diaplikasikan ke wajah, it melts! Cream-gel-nya langsung kayak mencair pas dioleskan ke wajah dan nggak berasa berat sama sekali di kulit. Butuh waktu agar formulanya bisa meresap ke dalam kulit. Walau begitu, sensasi di kulit refreshing banget dan bikin kulit keringku jadi lembap seketika.

    2. Karena fungsinya sebagai masker yang memberi kelembapan ekstra ke kulit, memang agak sticky sih walau sudah dibiarkan beberapa menit. Tapi nggak mengganggu kok. At least, let it works overnight.

    Aku punya kulit tipikal kering kalau kena udara dingin. Apalagi seharian aku berada di ruangan ber-AC, tidur pun pake AC. Nggak heran kalau kulitku langsung super kering dan pecah-pecah. Selama aku pakai Bouncy Sleeping Mask, kulitku nggak lagi kering selama tidur di bawah AC. Pas bangun tidur pun wajahku tetap lembap.

    3. Mungkin pemakaian rutin sleeping mask ini bisa kita lihat beberapa tahun mendatang dalam hal menjaga keremajaan kulit. Sebagai cewek, kita pengennya tetep kelihatan awet muda dan nggak mau ada kerutan dan garis halus. Ya, salah satu caranya ya dengan pakai sleeping mask ini. Apalagi kandungan Edelweis stem cells yang bisa membantu mem-boosting sel-sel di dalam jaringan tubuh kita sehingga metabolisme jadi lebih cepat dan manfaat pada produk perawatan wajah yang kita pake jadi lebih cepat diserap kulit.

    4. Overall, aku happy bisa pakai Bouncy Sleeping Mask ini. Tiap hari sebelum tidur bisa pakai masker dan merawat kulit selama tidur. Oh iya, cewek-cewek pasti tahu kan kalau kulit bekerja meregenerasi sel saat kita tidur? Nah, pastinya dengan pakai sleeping mask, penyerapan nutrisi dari produk skincare bakal lebih optimal.

    Bouncy Sleeping Mask bisa dibeli di store The Body Shop dengan harga Rp 439.000. Cukup worth it dengan kemasan besar dan isi yang banyak.

    Tertarik coba sleeping mask dari The Body Shop ini? ^^

    Friday, November 27, 2015

    Behind the Scene FIMELAHOOD Luncheon

    Assalamualaikum...

    Fimelahood Luncheon yang diadakan sama FIMELA.com ini nggak bakal terlaksana dengan baik tanpa jerih payah usaha anak-anak editorial yang juga lagi disibukkan sama pengerjaan majalah dan tetep update untuk artikel harian di web. Ini dia jepretan foto anak-anak editorial FIMELA.com selama acara Fimelahood luncheon.


    Emang nggak semua ke-captured kamera aku sih. Tapi masih ada banyak foto-foto narsis kami yang ada di salah satu laptop kami. Tapi foto-foto ini udah keliatan mencerminkan betapa kompaknya kita kan??? *huek* *uhuk*

    Thursday, November 26, 2015

    FIMELA.com Presents FIMELAHOOD Soiree

    Assalamualaikum...

    New community for stylish girls is here! Kalau kamu pembaca setia FIMELA.com, kamu pasti sering lihat satu kolom khusus yang diberi nama Fimelahood. Sebelumnya, Fimelahood cuma sekumpulan fashion blogger. Tapi sekarang Fimelahood udah berubah jadi komunitas untuk orang-orang stylish di dunia fashion dan beauty. Nggak cuma fashion blogger aja yang bisa gabung, tapi juga beauty blogger/vlogger, fashion designer, makeup artist, dan brand representation. Makanya, komunitas Fimelahood ini lebih beragam dibanding komunitas sejenis yang udah ada.


    Untuk memperkenalkan konsep baru Fimelahood ini, FIMELA.com mengadakan luncheon yang diberi nama Fimelahood Soiree. Tamu yang diundang adalah mereka-mereka yang memang udah eksis di dunia fashion dan beauty, dan beberapa di antaranya adalah blogger-blogger yang pernah diajak FIMELA.com ke Fashion Week di New York, Milan, dan Paris seperti Dinda Harsono dan Agnes Oryza.

    Selain para blogger dan wajah-wajah terkenal seperti Maria dan Elizabeth Rahajeng, Sasyachi, Uchiet, Tara Amelz, dan Claradevi, datang juga para fashion designer, makeup artist, dan perwakilan dari brand-brand ternama. Yang pasti acara ini hits banget. Apalagi ada fashion showcase dari fashion designer kenamaan pilihan FIMELA.com.


    Tamu-tamu undangan Fimelahood Soiree udah jadi bagian dari Fimelahood dengan cara sign up di website Fimelahood lho. Nggak cuma mereka aja yang bisa jadi member, tapi kamu pun bisa. Jadi, kalau kamu merasa dirimu stylish, cantik, dan inspiratif, yuk gabung ke komunitas Fimelahood dengan klik di sini.

    Sasyachi dan Tara Amelz sedang sign up di Fimelahood
    Ada banyak keuntungan dengan ikut komunitas Fimelahood ini. Psstt... FIMELA.com bakal rutin ngadain Fimelahood Soiree lho. Mau ikutan? Atau kamu adalah sosok berbakat di dunia fashion dan beauty tapi terhalang banyak kendala untuk maju dan eksis? Well, tenang... di Fimelahood ini kesempatan kamu untuk berkembang terbuka lebar lho. Makanya, yuk segera sign up dan jadi bagian dari orang-orang stylish di Fimelahood!

    Hint: Gabung di Fimelahood bisa dapet kesempatan ke Eropa lho!

    Oke deh, sampai jumpa di Fimelahood Soiree selanjutnya yah!

    Friday, November 20, 2015

    Review: Etude House Dear Darling Water Tint #3 Orange Ade

    Assalamualaikum...

    Belakangan ini aku lagi nggak suka pakai lipstik karena berasa berat dan bikin bibir kering. That's why aku beralih lagi ke lip tint (dari Etude House). Walau sebenarnya lip tint nggak begitu tahan lama, aku tetap suka karena ringan di bibir dan nggak bikin bibirku yang kering ini makin kering.

    Aku sebelumnya pernah pakai Etude House Dear Darling Tint. Nah, baru-baru ini keluar varian baru Dear Darling, yaitu Dear Darling Water Tint. Beda dari versi sebelumnya yang berbentuk jelly, Dear Darling Water Tint bertekstur air. Aku sendiri pilih warna orange karena aku belum pernah coba lip tint orange.



    PACKAGING

    Botol Dear Darling Water Tint terbuat dari kaca dan bentuknya bantet. Jadi, harus hati-hati saat pegang atau menyimpan lip tint ini karena takut pecah. Bentuknya yang bantet alias pendek dan gemuk bikin aplikatornya jadi pendek juga. Menurut aku, aplikatornya kurang panjang jadi agak susah menjangkau sudut-sudut bibir tanpa nyenggol tutupnya.

    TEXTURE, SCENT, TASTE

    Teksturnya cair berupa air warna orange dengan aroma mirip obat atau zat kimia. Nggak kayak Dear Darling Tint versi sebelumnya yang beraroma jelly/permen dan rasanya manis, Water Tint ini rasanya pahit kalau dijilat sedikit.

    REVIEW

    Dibanding lip tint tekstur air yang pernah aku coba sebelumnya (Tony Moly Catchu Wink), Dear Darling Water Tint ini sama sekali nggak bikin bibir jadi kering lho. Warnanya juga pigmented banget, sekali usap aja warnanya udah vibrant di bibir. Sayangnya warnanya nggak tahan lama di bibir. Walau cuma buat minum atau makan aja udah langsung hilang warnanya. Jadi, mau nggak mau harus re-apply tiap warnanya pudar. Tapi karena berasa ringan di bibir, aku tetep suka lip tint walau warnanya cepet hilang.

    Swatch Etude House Dear Darling Water Tint #orange

    PROS:
    1. Berbentuk air sehingga terasa ringan di bibir.
    2. Nggak bikin bibir kering.
    3. Warnanya pigmented.
    4. Bisa dipakai untuk blush karena warnanya langsung nempel.
    4. Terjangkau. Harganya sekitar 50-60ribu rupiah.

    CONS:
    1. Aplikatornya pendek.
    2. Aromanya nggak wangi dan rasanya pahit.
    3. Nggak tahan lama.

    Tertarik coba Dear Darling Water Tint juga?
     

    Pretty Petite Template by Ipietoon Cute Blog Design